Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Bebers Kilat #Hari Ke-5

Assalamu'alaikum..
Maa Syaa Allah sudah masuk hari ke-5 nih di Tantangan 30 hari beberes kilat 30 menit. Masuk dihari ahad, sebenarnya ini waktu yang free karena suami libur sehingga pagi-pagi lebih santai ga grasak grusuk bikin sarapan dan bekal kerja. hihi
Kebetulan hari ini jadwal kerja bakti juga dilingkungan rumah, sehingga dari pukul 07.30 suami dan para tetangga mulai membersihkan  got, rumput liar dan bebenah jalan yang rusak. Para ibu termasuk saya menyiapkan makan untuk yang kerja bakti, eh saya mah masak sendiri untuk makan siang + malam, hanya nimbrung botram aja hehe..
Aktifitas hari ini cukup banyak, sehingga hari ini saya tak menargetkan dalam 1 aktifitas 30 menit, asal semua selesai dan anak-anak terkondisikan (makan, mandi, main, dll) alhamdulillah sudah cukup. Tak terkondisikan 30 menit karena hari ini anak-anak ikut saya masak, mereka kebagian eksplor makanan jadinya tak bisa diburu-buru, beresin sampah bekas sayuran, makanan yang berantakan, wadah-wadah yang diturunin dari raknya dll, emak lain pasti tau riweuhnya. 
Selesai masak, saya lanjut mencuci pakaian ditemenin teteh Alifya, teteh yang kebagian disuruh-suruh. Saya minta sabun, ember, masukin pakaian kotor, seneng banget dia ikutan nyuci bareng sampai menjemur pakaianpun ga mau kelewat walau hasilnya baju yang dipakai basah semua. Its okay mamak lagi stabil emosinya ga ada tanduk yang keluar hihi
Selesai kerjaan domestik, sambil menyuapi anak-anak saya ajak lihat abinya bikin kolam lele, ya.. kita punya kolam lele ukuran 2 x 0.5 meter yang mau dipindahin dari rumah mamah ke rumah saya yang baru. Cukup sulit karena harus membongkar pasang rangka kolam, dari pukul 10 pagi baru selesai sekitar pukul 2 siang. Anak-anak juga enjoy lihatnya, mereka tampak seneng lihat ikan lele yang dipindahkan dari tong ke kolam, sampai mereka hitung ikannya hehe 
Alhamdulillah ada 32 ekor lele besar-besar. Cukup untuk stok sampai lebaran, jadi ketika tak ada daging, ayam atau telor bisa langsung ngambil lele dikolam.
Sekian cerita hari ini Wassalamu'alaik wr wb
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...