Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Beberes Kilat #Hari ke-2

Bismillahirohmannirrohim
Memasuki hari ke-2 tantangan 30 beberes kilat, saya ingin konsisten merapihkankan rumah dalam waktu 30 menit agar fokus. Hari ini kegiatan yang dihitung waktunya ialah  menyapu rumah, beres- beres kamar, mengangkat cucian baju dan menyapu halaman. Jika kemarin dalam 30 menit saya hanya bisa beres - beres dan menyapu, dihari kamis ini ada peningkatan aktifitas (mengangkat baju basah yang telah dicuci dan menyapu halaman kebun didepan rumah) 
Waahh senangnya, ternyata AKU BISA biasanya untuk aktifitas tersebut saya bisa menghabiskan waktu 1 jam bahkan lebih, setelah mencoba menggunakan stopwatch dalam waktu 30 menit ternyata bisa selesai, betapa waktu kemarin- kemarin tak efektif. Setelah pekerjaan rumah selesai rasanya ada kepuasan tersendiri, sayapun bisa membersamai anak-anak lebih lama tanpa harus memikirkan rumah yang berantakan. Big hug untuk diri sendiri, kamu bisa Eka!!! 
ayoo lanjutkan tantangan 30 hari esok yaa.. Jangan kasih kendor. Kuberikan stamp Kuning Verry Good untuk tantangan hari ini.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...