Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Beberes Kilat 30 Menit #Hari Ke-18

Alhamdulillahirobbil'alamin
Sabtu ini masuk kehari -18 Tantangan 30 hari beberes kilat 30 menit. Hari ini saya beberes seperti biasa dirumah, menyapu, mencuci piring kotor, mencabut rumput liar dihalaman rumah dll. Karena saya dan keluarga ada rencana untuk buka bersama dengan teman, saya menyudahi kegiatan beberes sampai pukul 12.30. Langsung berangkat ke arah bojongsoang tempat kami berkumpul dan buka bersama.
Seruuu acaranya, bertemu dengan teman lama semasa sekolah yang kita sudah memiliki anak, kegiatan besar hari ini yaa mengasuh anak-anak, ada yang main perosotan, telponan, mewarnai dengan crayon, main mobil-mobilan, siram tanaman dll. 
Kami para ibu bagian beres-beres tuan rumah, para bapak bagian mengasuh, dan tadaaa tak lebih dari 30 menit beres-beres seisi rumah plus mainannya pun selesai. Buka bersama kali ini memang berkesan, bukan dari tempat atau makanannya saja, namun dari kondisi kami yang dulunya single kemana-mana bebas, bisa bukber dengan seluruh anggota keluarga lengkap itu alhamdulillah.. 
Pengalaman juga, ketika pulang ditengah jalan hujan besar, sedangkan saya membawa 2 orang anak, bingung gimana caranya pulang.. Qadarullah bertemu Amy yang naik mobil dan mengajak saya serta anak-anak masuk dan mengantarkan kami sampai kerumah, padahal rumahnya cukup jauh dari tempat tinggal saya. Jazakumullah khairan katsiraaa Amy dan Lily... untuk tumpangannya, Inge untuk rumah yang dijadikan tempat kami berkumpul.. semoga Allah membalas semua kebaikan kalian yaa..
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day18

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...