Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Beberea Kilat 30 menit #Hari Ke-6

Alhamdulillah memasuki hari ke-6 tantangan 30 hari beberes kilat, saya masih melakukan aktifitas yang sama beberes selama 30 menit dengan hasil : beberes mainan anak-anak, menyapu, menjemur pakaian yang belum kering dan mencuci piring. Dalam waktu 30 menit saya bisa melakukan keempat aktifitas tersebut Maa Syaa Allah. Semakin kesini semakin menikmati proses beberes ini, walau sekarang masih diwaktu agar bisa konsisten setiap hari, semoga setelah tantangan 30 hari selesai terlihat goals yang ingin dicapai. Menjadikan beberes rumah sebagai prioritas, menciptakan suasana yang nyaman dirumah sehingga para penghuninya bisa nyaman. Masih jauh proses beberes ini semoga saya istiqomah.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...