Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aliran Rasa

Aliran Rasa Tahap Ulat-ulat

Alhamdulillah, Akhirnya sampai di finish juga tahapan ulat-ulat ini, bersyukur saya bisa menyelesaikan tantangan demi tantangan ditiap pekannya. Dari kedelapan pekan tahapan ini, selalu ada saja yang bikin deg-degan, nano-nano rasanya tiap berjumpa dengan hari senin (waktu untuk mendapatkan intruksi dari para magika dan kunang-kunang) 😊 Kini waktunya mengalirkan rasa selama 8 pekan.. wahh awalnya tak bisa terbayangkan bisa melewatinya, tapi ketika step by step dijalankan ternyata AKU BISA, bisa keluar dari zona nyaman menyelesaikan peta belajarku yang sudah dibuat. Saya mulai dipekan pertama, kami diminta untuk menuliskan sumber ilmu yang akan dipelajari kemudian apa sih yang menarik dari ilmu tersebut, dan alasan mengapa saya ingin mempelajarinya serta merekomendasikannya untuk teman -teman yangningin juga mempelajari ilmi tersebut. Kemudian lanjut di panduan keduanya, saya diminta untuk menuliskan apa yang aku tau, aku ingin tau tentang apa dan terakhir aku ingin belajar...

Aliran Rasa Tahap Telur - Telur

Alhamdulillah... Akhirnya sampai juga diakhir tahap telur - telur, sebelum melanjutkan ketahap ulat kami diminta untuk mengalirkan rasa selama berada ditahap telur - telur. Berbagai macam perasaan campur aduk ketika mengikuti pekan demi pekan. Ada perasaan senang, cemas dan bingung, benar tidak ya yang saya pilih ini, melihat jurnal teman - teman yang lain kok terasa lebih wah ya..  Ingat pesan kunang - kunang dan magika, kita harus pasang kacamata kuda, apa yang kita butuhkan belum tentu sama dengan yang oranglain butuhkan, memang benar pernyataan rumput tetangga selalu lebih hijau dibandingkan dengan rumput sendiri. Oleh karena itu, mari kita hijaukan rumput kita sendiri.. hihi Sebelum masuk ke The Junggle of Knowledge  saya harus memantapkan diri ilmu apa yang ingin saya pelajari / kuasai selama Bunda Cekatan ini. Waktu perjalanan cukup singkat 5 - 6 bulan kedepan. Menelaah kembali telur - telur yang telah dibuat, mulai dari telur hijau tentang melacak 5 kekuata...

Aliran Rasa Hotel Asyik

Bismillahirrohmanirrohim Alhamdulillah pada akhirnya saya bisa menyelesaikan misi demi misi untuk masuk ke gerbang hutan kupu-kupu. Saya sangat bersyukur sekali bisa diberi kesempatan kedua untuk menuntaskan misi perahu kano dan banana boat yang saya kira sudah tak bisa dilanjutkan karena kesalahan saya yang tidak  membuka FBG Trancity Harmony..  Alhamdulillah semoga dengan dipermudahnya saya mengerjakan 2 misi tersebut saya bisa lebih fokus lagi dalam menerima tantangan-tantangan yang diberikan, semoga kedepannya saya bisa memberikan yang terbaik (waktu, tenaga dan usaha) Tantangan yang telah dilalui ini membuka fikiran saya bahwa kedepan akan banyak kejutan yang menanti, saya harus mempersiapkan diri untuk menerima informasi dan tantangan yang diberikan.. Semoga saya busa istiqomah menjalankannya.. apa yang saya mulai akan saya seleaaikan.. bismillah                Tiket Wahana Perahu Kano       ...

Aliran Rasa Mengamati Gaya Belajar

Materi keempat pada tantangan kali ini mengenai gaya belajar anak, saat ini belum bisa saya aplikasikan terhadap anak dikarenakan usianya yang masih dibawah 1 tahun, alhasil saya fokuskan tantangan ini pada diri sendiri. Hari pertama dan kedua, saya masih menganalisis gaya belajar yang seperti apa yang dominan pada diri saya, setelah dicoba diterapkan ketika membaca buku dan tilawah Al-Qur'an saya menemukan gaya belajar visual lah yang mendominasi. Terasa ketika membaca Al-Kahfi, saya butuh penggambaran tempat pada ayat-ayat tertentu yang menurut saya itu adalah kunci untuk mengingat. Selain itu, ketika membaca buku saya lebih cepat menyerap informasi ketika digambarkan dalam khayalan. Pada hari selanjutnya, saya menguatkan gaya belajar visual ini untuk menghafalkan surat Ash-Shaff, dan alhamdulillah ini sangat membantu, mempercepat proses menghafal. (menguasai style belajar kita akan mempercepat proses belajar) Alhamdulillah Allah permudah segala urusan.. Semoga ilmu yang saya...

Aliran Rasa Melatih Kecerdasan Emosional dan Spritual Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Alhamdulillahirobbil'alamin, kini sudah memasuki aliran rasa tantangan ke tiga dikelas Bunsay.. pada aliran rasa kali ini saya ingin mengungkapkan begitu banyak perrkembangan Alifya di usianya yang menginjak 7 bulan bertepatan dengan tanggal 26 januari kemarin. Alifya, menurut saya belajar dengan begitu cepat, awal bulan semasa pindah kontrakan ia belajar makan mpasi dan sudah bisa duduk dengan tegak, tak lama setelahnya ia bisa berguling-guling mengitari kasur sampai bisa turun dari kasur tanpa menangis, ditinggal untuk mengerjakan pekerjaan domestik alhamdulillah kadang ia anteng dengan mainannya, dan masih banyak lagi perkembangan-perkembangan yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Terkadang berpikir begitu cepatnya usaha seorang bayi untuk belajar Maa Syaa Allah.. Dari sisi kecerdasan emosional nya saya berusaha untuk terbuka dengan Alifya, ketika ia menangis saya mencoba mengungkapkan emosi nya sedihkah, ada sesuatu hal yang membuatnya kesal, marah...

Aliran Rasa Melatih Kemandirian

Kali ini mendapat tugas untuk mengungkapkan aliran rasa selama menjalani tantangan level 2 tentang melatih kemandirian anak. Namun, karena anak saya masih berusia 6 bulan, saya memutuskan untuk melatih kemandirian saya pribadi Saya merasakan tantangan kali ini begitu sulit, sulit untuk konsisten. Rencana ingin 10 hari tanpa rapel, dan dikerjakan tiap hari hangus, karena banyak faktor. Salahsatu yang ingin saya latih ialah konsisten memasak dan merapihkan rumah, tapi pada saat dilapangan banyak tantangan dan godaan yang ditemui, mulai dari tak bisanya membagi waktu, sehingga waktu yang harusnya dipakai untuk bekerja, malah masih masak, atau malah seharusnya bisa mengerjakan 3 sampai 4 pekerjaan karena terlalu lama pada salahsatu pekerjaan sehingga ngaret ke pekerjaan yang lain.. Masih mencari cara yang efektif dan efisien untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang memang ga ada habisnya.. hihihi... Alhamdulillah dengan tantangan kali ini setidaknya saya berusaha memperbaiki manajemen w...