Fitrah Seksualitas
:
adalah bagaimana
seseorang berpikir, merasa dan bersikap sesuai dengan identitas seksualnya
yaitu laki-laki atau perempuan
Pentingnya
Pendidikan Fitrah Seksualitas :
a.
Agar anak
tumbuh menjadi pribadi yang memiliki seksualitas yang sehat dan benar
b.
Anak memiliki
pemahaman peran dan kewajiban ketika dewasa
c.
Anak mendapatkan
informasi tentang seksualitas dari sumbernyang jelas dan terpercaya
d.
Menyiapkan
anak memasuki masa puber / aqil baligh
e.
Menghindari
anak dari keingintahuan yang berlebihan ketika beranjak dewasa
Tantangan
yang Berkaitan dengan Gender :
1.
Peterpan
syndrome : ditunjukkan untuk orang dewasa yang
secara social tidak menunjukkan kematangan
2.
Cinderella
Complex : menggambarkan ketakutan tersembunyi pada
perempuan untuk mandiri. Keinginan untuk selalu diselamatkan, dilindungi,
disayang oleh pangeran.
3.
LGBT :
Lesbian Gay Bisexsual Transgender gangguan karena adanya cidera fitrah
(orientasi) sebab salah pola asuh dan salah gaul
4.
Pelecehan
Seksual : Perilaku yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan, termasuk
permintaan untuk melakukan seks dan perilaku lainnya baik verbal maupun fisik
yang merujuk pada seks
5.
Pacaran
: Hubungan antara dua gender yang belum waktunya {pergaulan bebas)
6.
Indonesia
Fatherless Country : Hilangnya peran keayahan
dirumah maupun dimasyarakat karena berbagai hal
Solusi…
Pahami Fase
Seksualitas
1.
Oral :
0-2 tahun = nikmat saat menghisap putting susu
2.
Anal :
2-4 tahun = nikmat saat mengeluarkan feses dari anus
3.
Phallic :
4-7 tahun = Anak mulai memegang alat
kelamin
4.
Genital : 8-12 tahun = Anak mulai
tertarik pada lawan jenis
Cara
membangkitkan Fitrah Seksualitas pada Anak-anak (SA-DA-RI)
SAyangi
anak-anak : bagaimana keberadaan orangtua hadir dalam pengasuhan anak-anak dan
menjalankan perannya sebagai ayah dan bunda
DAmpingi : aktif berkomunikasi sesuai dengan jenjang usianya
Tenagkan diRi
: bagaimana ayah dan bunda bersikap ketika anak bertanya berkaitan dengan
seks, jenis kelamin dan bagaimana ayah dan bunda menghadapi sikap anak maupun temannya,
namun tetap waspada atas segala perubahan sikap dari anak-anak
Komentar
Posting Komentar