Diskusi oleh: Thiara Nur Andharini|Fitriyah|Imas
Komariah| Nurul Hidayah
Fitrah
Seksualitas Menurut Al-Quran
QS Ar-Ruum :21
“Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”
QS An-Nisa : 34
kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan kaum laki-laki dari kaum perempuan, dan karena laki-laki telah menafkahkan sebagian dari harta mereka
Pendidikan
Seksualitas dalam Islam
1.
Menanamkan
rasa malu pada anak
2.
Menanamkan
jiwa maskulinitas pada laki-laki dan feminitas pada perempuan
3.
Memisahkan
tempat tidur mereka
4.
Mengenalkan
waktu berkunjung (meminta ijin dalam tiga waktu)
5.
Mendidik dan
menjaga alat kelamin
6.
Mengenalkan
mahramnya
7.
Mendidik anak
agar menjaga pandangan mata
8.
Mendidik anak
agar tidak melakukan ikhtilat
9.
Mendidik anak
agar tidak berkhalwat
10.
Mendidik etika
berhias
11.
Mengenalkan
ihtilam (mimpi basah) untuk anak laki-laki dan haid untuk anak perempuan
Pendidikan
Seks di Indonesia, dan di Negara lain
Ø
Pendidikan
seks di Indonesia dipandang sebagai pengetahuan luar atau ekstrakulikuler yang
artinya bukan hal yang wajib. Orangtua biasanya mendelegasikan tugas ini kepada
pihak sekolah atau pemerintah
Ø
Di Belanda,
anak-anak yang masih duduk dibangku TK diberikan pemahaman dasar tentang apa
itu cinta, bagaimana seseorang menunjukkan kasih sayang dan sebagainya. Di Norwegia,
anak-anak usia 8-12 tahun menonton serial video edukasi tentang seks. Di Swedia,
anak-anak SD menonton video tentang alat reproduksi mereka sebagai dasar Pendidikan
seksualitas dijenjang selanjutnya. Metode ini berdampak positif bagi anak-anak
disana. Di Norwegia dan belanda adalah negara dengan tingkat kehamilan remaja
terendah didunia
Komentar
Posting Komentar