Diskusi oleh:
Hana Nurul Aini|Nurul Dwi R|Siti Noerliza|Oktivani TS|Velayati NA
Merubah
mindset tentang Pendidikan Seksualitas
Sebagian
masyarakat Indonesia merasa masih tabu untuk membicarakan Pendidikan
seksualitas pada anak, sehingga didapati banyak yang menyerahkan Pendidikan ini
pada pihak sekolah, Padahal sejatinya Pendidikan dimulai dari dalam rumah,
orangtua wajib memfasilitasi anank-anaknya dengan Pendidikan seksualitas, agar
dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan seksual
Bekali Anak
dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi
Sebagai orangtua
yang memiliki anak remaja sudah seharusnya membekali putra-putrinya dengan
Pendidikan kesehatan reproduksi dan fungsi organ-organ reproduksi.
Apabila tidak,
remaja akan cenderung mencari tahu jawabannya sendiri. Informasi yang keliru membuat
anak melakukan tindakan seksual tanpa menyadari konsekuensinya.
Lindungi Anak
saat Berada dimasa Kritis yaitu Fase Pre-aqil baligh
Pubertas adalah
bagian dari pertumbuhan anak, peralihan dari masa kanak-kanak menjadi dewasa. Semua
hormon, Baik hormon pertumbuhan maupun hormon seks (progesteron dan
testosteron) berkembang pesat pada masa peralihan ini. Menyebabkan berbagai
macam tanda
Tanda-Tanda
Anak Memasuki Masa Pubertas
Apakah tanda
yang muncul pada anak perempuan ? (8-13 tahun)
1.
Ovarium
mulai membesar, diikuti dengan payudara yang mulai membesar
2.
Mengalami
menstruasi
3.
Tumbuh
rambut dikemaluan dan ketiak
4.
Pinggul
membesar
5.
Kelenjar
membesar sehingga timbul jerawat
6.
Suara
menjadi lebih merdu
7.
Bau badan
Apakah tanda
yang muncul pada anak laki-laki ? (9-14 tahun)
1.
Pembesaran
testis
2.
Tubuhnya
mulai meninggi dan membesar
3.
Tumbuh
rambut kemaluan
4.
Bau badan
menyengat
5.
Jerawat
bermunculan diwajah
6.
Jika suara
telah pecah dan berubah diiringi mimpi bsah berarti Ananda telah memasuki fase
akhir pubertas
Orangtua
Harus Jujur dan Terbuka Kepada Anak
Komunikasi yang
lancer dengan anak adalah factor kunci yang membentengi anak mencari informasi dari
sumber lain selain orangtua
Bagaimana
cara memberikan edukasi seksual pada anak?
1.
Rencanakan
dan buatlah program Pendidikan seksual Bersama suami
2.
Membagi
tugas dan peran dengan suami sesuai tupoksinya
3.
Bagi
single parent libatkan anggota keluarga yang lain untuk mengisi peran yang
tidak ada
4.
Berikan
penjelasan yang jelas kepada anak sesuai dengan tahapan usianya
Komentar
Posting Komentar