Langsung ke konten utama

Belajar Mendongeng (day5) Bermain Bersama Boneka

Bismillahirrohmanirrohim

BERMAIN BERSAMA BONEKA

Memasuki hari kelima tantangan mendongeng ini saya masih membuat cerita-cerita yang sederhana. Seperti hari ini saya memanfaatkan boneka-boneka milik aunty nya Alif untuk bermain bersama.

Beberapa boneka seperti teddy pink, keripik dan panda saya buat duduk melingkar bersama Alif, ditengah-tengah ada bantal yang saya ceritakan sebagai meja.

Ceritanya, Alif dan teman-teman bonekanya sedang bermain melingkar, mulailah percakapan:

"Alif... suka sama boneka ga? Ini... kerropinya di sayang... gimana sayang kerropi?"

Saya bertanya, Alif merespon dengan memeluk si kerropi karena dia belum bisa berbicara, ia bergumam sesuai selera. Saya berdialog lagi :

"Alif, kita lagi ada tamu ya... ada panda.. ada teddy pink, ada kerropi... Alif siapin teh nya ya, kita minum teh"

Lagi-lagi dia hanya asik sendiri memainkan bonekanya. Saya teruskan dengan menggeletakkan boneka di kasur milik Alif yang kebetulan ada di depan saya

"Alif, bonekanya ngantuk, mau bobo dulu, ditidurkan disini ya.. Alif mau ikut tidur ga? Ayo ikut tidur sama kerropi..."

Dan masih banyak kegiatan yang dilakukan hari ini, Alhamdulillah saya biasakan untuk berdialog dengan Alif menggunakan beberapa media yang biasa ditemukan sehari-hari. Cara ini juga melatih saya untuk terus berpikir kreatif dongeng apa yang ingin saya sampaikan nanti ke Alifya.

#Tantangan10Hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...