Langsung ke konten utama

Be Creative (day9)

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah sudah masuk hari kesembilan, tantangan kali ini begitu membuka pikiran. Tak perlu hal hal yang menakjubkan untuk dapat berpikir kreatif, hal-hal sederhana bisa kita modif sedemikian rupa sehingga menjadi kreatif.
Hari ini, tak sengaja Alifya main kerumah tetangga tanpa saya teman. Tak berfikir ia akan senang dengan boneka beruang berwarna pink, saking sukanya dengan boneka tersebut sampai-sampai tak mau dilepasnya, dibawa kerumah pun tak mau disimpan, padahal dirumah sudah banyak boneka punya aunty nya, tapi tak ada yang Alif suka.
Boneka beruang itu sering Alif peluk, seperti diajak ngobrol sama Alif dan yang lebih mengejutkan kami meminta Alifya untuk sayang pada boneka dia secara spontan memeluk dan menggerak-gerakkan badannya. Wah berarti Alif sudah mengerti maksud dari ucapan kami, Alhamdulillah.. perkembangan Alifya diluar perkiraan kami.

#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...