Langsung ke konten utama

TANTANGAN 10 HARI KOMUNIKASI PRODUKTIF (day 5)

Hari ini kedatangan adik ipar dari Cirebon, Nia namanya. Dia mendapat panggilan dari salahsatu perusahaan di Bandung. Jika berbicara dengannya ada perasaan belum berani, takut salah dan khawatir malah menyinggung perasaan.  Mungkin karena jarang bertemu, dan jarang mengobrol jadi suasananya dingin.
Saya coba bertanya beberapa hal agar suasana mencair, seperti “tadi tes nya gimana?” “pengumuman hasilnya kapan?” dan beberapa pertanyaan seputar pekerjaan. Ternyata ia pun menjawabnya
Nia: “tesnya sampai jam 2, ada tes tulis sama tes kebidanannya ” (Nia ini sekolah di kebidanan loh hehe)
Nah ternyata dimalam itu juga ia mendapat panggilan kerja di Bekasi, ia bercerita ketika kita bertiga sedang berkumpul (saya, Nia dan suami)
Nia: “A.. gimana ini, milih yang di Bekasi atau di Bandung? Tapi yang di Bandung mah belum pasti, masih nunggu pengumuman wawancara, yang di Bekasi mah udah pasti diterima”
Suami: “nunggu pengumuman yang di Bandung aja dulu kalo masih ada waktu mah, tapi nanti gimana kalo keterima? Mana yang mau diambil? Telepon Mih atuh.. minta sarannya” (Mih: sebutan kita ke ibu yang dicirebon)
Me: “ia… nunggu sampai wawancara nya beres aja” (sembari saya menceritakan pengalaman adik saya yang sempat diterima di 2 tempat kerja)
Disini saya tidak terlalu dominan, lebih banyak menyimak perbincangan mereka. Kali ini saya memposisiskan diri menjadi pendengar yang baik, mencari waktu yang tepat untuk berbicara, mengobserasi keadaan dan memberi tanggapan semampu saya.
Disiang harinya, ketika suami mengantarkan Nia ketempat tes kerjaan yang jaraknya cukup menyita waktu, handphone  suami tertinggal, jadilah saya tak bisa menghubungi. Ingin nya saya suami menunggu di kantor pusat sampai Nia selesai tes, namun ternyata, hanya sekitar 2 jam suami sudah sampai rumah. Saya agak bad mood  dan mengungkit-ngungkit “kenapa ga gini… kenapa ga gitu….” Membuat suami merasa bersalah. Setelah sore, barulah saya sadar ada yang salah dari ucapan saya, bukannya memberikan solusi malah fokus terhadap masalah T-T
Ini yang masih menjadi peer saya, terkadang sadar dan tanpa sadar saya sering mengatakan apa yang tidak ingin dilakukan, padahal seharusnya saya mengatakan apa yang sebenarnya, mengatakan apa yang ingin dilakukan. Karena belum tentu pasangan mengerti dengan keinginan kita, jika kita tidak mengatakan yang sebenarnya.





Masih berusaha Observasi, Lakukan, Evaluasi 

#harike5(nalaremosi)
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zona N News Time Part 2

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh Alhamdulillah.. tak terasa saya sudah berada dipenghujung perkuliahan bunda produktif, pekan ini adalah pekan terakhir pengumpulan jurnal yang artinya perkuliahan kami sudah selesai. Nano-nano rasanya bisa sampai dititik ini, jika melihat perjalanan dari awal perkuliahan banyak lika-liku, hambatan, godaan untuk berhenti ditengah jalan namun pada akhirnya bisa sampai juga digaris finish. Ah... Terharu juga bisa melewati semuanya 🥳🥳 Pekan ini kami berada di zona N part-2 yaitu melanjutkan diskusi-diskusi di Ch dan cluster Nusantara. Oh ya.. isi dari jurnal ini terdiri dari: 1. Ide selebrasi cluster 2. Action selebrasi belajar 3. Rapor second quarter (zona xtramile, agility, growth, open space) Ide-ide selebrasi dari tiap Co housing disampaikan pada pertemuan Cluster yang diadakan pada tanggal 15 maret 2022 pukul 13.00-14.00 melalui zoom, alhamdulillah saya bisa ikut menyimak dan berdiskusi dengan teman-teman yang lain. Jika dikumpulkan te...

Tantangan Hexagonia Kotaku Harapanku

Zona A

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh Alhamdulillah pekan ini masuk pada zona A yaitu zona Agility, kami dari Co Housing Pesona telah melakukan banyak percepatan.. salahsatunya melaksanakan project passion yang telah kami siapkan sebelumnya. Keriuhan dalam Wag sangat terasa, support system   dari mba Binti, mba Devi, mba Nurul, mba Zumrah dan teman-teman lainnya sangat membantu kami mensukseskan kulwap yang dilaksanakan pada tgl 10-13 januari 2022. Kami sempat pesimis karena jumlah yang mengikuti kulwap ini tak terlalu banyak, sekitar 30 orang. Namun, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik karena seperti niat diawal kami membuat project passion ini untuk memotivasi teman-teman yang ingin belajar tahsin dan taddabur serta untuk menyalurkan passion kami dibidang ilmu agama. Jadwal kulwap yang kami laksanakan untuk tahsin hari senin dan selasa tanggal 10 - 11  januari pukul 20.00-21.00 sedangkan untuk jadwal taddabur gratis hari kamis tanggal 13 januari jatuh pad...