Langsung ke konten utama

TANTANGAN 10 HARI KOMUNIKASI PRODUKTIF (day 1)

Awal mendapatkan tantangan ini masih bingung, difikirkan, ditelaah, dikunyah  masih juga bingung.. bentuk komunikasi formalkah, komunikasi sehari-hari atau seperti apa.. belum terbayangkan…
Dihari pertama dari tantangan saya baru bisa mengobservasi bentuk komunikasi dengan suami. Saya belum mengatakan bahwa ini tantangan yang diberikan IIP untuk para membernya.
Saya ingin sedikit menceritakan pengalaman menjadi ibu muda yang baru memiliki anak.. Alifya, pagi itu badannya hangat, gejala batuk dan pilek. Agak parno sebenarnya, karena baru pertama mengalami, semalaman dede Alif rewel, tidur ga nyenyak, al hasil saya dan suami begadang kurang tidur. Segala bentuk perhatian buat dede diberikan sambil terkantuk-kantuk, antara sadar dan tidak sadar, akhirnya Alif tidur hingga pukul 05.00 pagi. Setelah itu Alif diasuh oleh Abinya, sedangkan saya tilawah dan membereskan ruangan yang berantakan.
Selesai aktifitas rutin, qadarullah belanjaan bulanan habis, biasanya kami suka kepasar bareng, karena dede Alif ga bisa ditinggal jadilah suami yang berangkat belanja, tanpa diminta.. Alhamdulillah “Mas aja yang belanja, Eka dirumah sama dede”, me:”iya… beli ini.. itu.. dan kawan-kawannya yaa..”
Sementara suami belanja, saya masih berkutat mengurus Alif yang sakit, karena memang ga bisa ditinggal, masak, nyuci dan beres-beres pun terbengkalai. Beras yang sudah dibeli belum dimasak, tanpa mengatakan apa-apa dan tanpa rasa bersalah saya cuekin suami… saya baru sadar setelah perut terasa lapar,sedangkan didapur belum ada makanan.. (maafkan istrimu ini ya mas…)
Alhamdulillah, wa syukurillah suami mengerti, akhirnya saya hanya memasak nasinya, sedangkan lauknya beli di warteg. Kejadian seperti ini sering sekali terjadi, tapi suami ga pernah protes, terkadang saya yang merasa malu… malu belum bisa memenuhi kebutuhan suami,
Dari sini, saya baru menyadari betapa tak banyak menuntutnya suami, malah turut serta membantu saya mengurus Alifya, kadang ucapan terimakasih pun jarang terlontar, padahal begitu banyak pengorbanan suami yang telah dilakukan,
GENGSI.. ya kadang itu yang masih menjadi pengganjal saya tidak terlalu peduli. Maafkan maafkan maafkan. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi saya kedepannya, apapun kesibukannya, keluarga: Alifya, Suami tetap menjadi prioritas utama.

#hari1(pekapadapasangan)
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zona N News Time Part 2

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh Alhamdulillah.. tak terasa saya sudah berada dipenghujung perkuliahan bunda produktif, pekan ini adalah pekan terakhir pengumpulan jurnal yang artinya perkuliahan kami sudah selesai. Nano-nano rasanya bisa sampai dititik ini, jika melihat perjalanan dari awal perkuliahan banyak lika-liku, hambatan, godaan untuk berhenti ditengah jalan namun pada akhirnya bisa sampai juga digaris finish. Ah... Terharu juga bisa melewati semuanya 🥳🥳 Pekan ini kami berada di zona N part-2 yaitu melanjutkan diskusi-diskusi di Ch dan cluster Nusantara. Oh ya.. isi dari jurnal ini terdiri dari: 1. Ide selebrasi cluster 2. Action selebrasi belajar 3. Rapor second quarter (zona xtramile, agility, growth, open space) Ide-ide selebrasi dari tiap Co housing disampaikan pada pertemuan Cluster yang diadakan pada tanggal 15 maret 2022 pukul 13.00-14.00 melalui zoom, alhamdulillah saya bisa ikut menyimak dan berdiskusi dengan teman-teman yang lain. Jika dikumpulkan te...

Tantangan Hexagonia Kotaku Harapanku

Zona A

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh Alhamdulillah pekan ini masuk pada zona A yaitu zona Agility, kami dari Co Housing Pesona telah melakukan banyak percepatan.. salahsatunya melaksanakan project passion yang telah kami siapkan sebelumnya. Keriuhan dalam Wag sangat terasa, support system   dari mba Binti, mba Devi, mba Nurul, mba Zumrah dan teman-teman lainnya sangat membantu kami mensukseskan kulwap yang dilaksanakan pada tgl 10-13 januari 2022. Kami sempat pesimis karena jumlah yang mengikuti kulwap ini tak terlalu banyak, sekitar 30 orang. Namun, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik karena seperti niat diawal kami membuat project passion ini untuk memotivasi teman-teman yang ingin belajar tahsin dan taddabur serta untuk menyalurkan passion kami dibidang ilmu agama. Jadwal kulwap yang kami laksanakan untuk tahsin hari senin dan selasa tanggal 10 - 11  januari pukul 20.00-21.00 sedangkan untuk jadwal taddabur gratis hari kamis tanggal 13 januari jatuh pad...