Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh..
Alhamdulillah sudah memasuki jurnal ke-4 di perkuliahan Bunda Produktif, tak terasa waktu cepat terlewati. Dipekan ini kami mendapatkan materi tentang karakter moral dan karakter kinerja yang disampaikan oleh founding mother Bu Septi Peni Wulandari. Menurut saya materi kali ini cukup sulit dicerna, saya butuh waktu untuk memahami materi yang disampaikan. Setelah meminta teman-teman berdiskusi dan menjabarkan satu demi satu penjelasan Bu Septi saya pun mendapat pencerahan.. hihi..
Bu Septi menyampaikan dalam sebuah tim diperlukan karakter moral dan karakter kinerja. Apa itu karakter moral dan karakter kinerja?
Karakter moral hexagonia adalah kumpulan kualitas perilaku moral dari para warga hexagonia yang bisa menyatukan dan mendefinisikan secara budaya sebagai perbedaan dari warga lain. Untuk itu di Hexagon City akan diterapkan tiga komponen Karakter Moral
yaitu :
1. MORAL KNOWING, yaitu pengetahuan tentang moral
2. MORAL FEELING, yaitu perasaan tentang moral
3. MORAL ACTION , yaitu segala macam contoh perbuatan moral. Hal ini diperlukan agar seluruh warga Hexagonia mampu memahami, merasakan dan mengerjakan sekaligus seluruh nilai-nilai kebajikan.
Sedangkan karakter kinerja dapat didefinisikan sebagai kumpulan kualitas sikap perilaku yang dimiliki oleh seseorang yang akan menentukan pencapaian prestasi kerja dalam kehidupannya. Karakter Kinerja ini bisa beragam, dan seluruh hexagonia boleh melatihnya satu persatu sesuai dengan peran yang diambilnya di Hexagonia. Berikut beberapa contoh karakter kinerja:
ALERTNESS
Kewaspadaan, menyadari apa yang terjadi di sekitar saya, sehingga saya dapat memiliki respon yang tepat
ATTENTIVENESS
Perhatian, menunjukkan nilai seseorang atau tugas dengan memberikan konsentrasi penuh yang saya miliki.
BENEVOLENCE
kebajikan, memberikan kebutuhan dasar kepada orang lain tanpa harus memiliki motif pribadi.
BOLDNESS
keberanian, keyakinan untuk mengatakan atau melakukan, apa yang baik, benar dan manfaat.
COMPASSION
Welas asih menginvestasikan apa pun yang diperlukan untuk menyembuhkan orang yang terluka.
DILIGENCE
Ketekunan, menginvestasikan seluruh energi saya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada saya.
ENDURANCE
Daya tahan, kekuatan batin untuk menahan stres dan melakukan yang terbaik. dll
Selain contoh diatas masih banyak loh contoh karakter kinerja yang bisa kita ambil sebagai kekuatan kita menjadi warga hexagonia:
Setelah menelaah diri sendiri, karakter apa yang ingin saya latih untuk mencapai project passion saya di hexagon city ini pilihan karakter yang sesuai dengan saya ialah Endurance, mengapa? karena saya merasa bisa menahan stress ketika menghadapi tantangan dan berupaya melakukan yang terbaik semampu yang saya bisa. Dan inilah karakter kinerja yang kupilih:
Kemudian, untuk melaksanakan project passion yang telah dibuat oleh Ch Pesona Al-QUR'AN IS MY WAY kami diibaratkan seperti menaiki sebuah kapal laut, dimana ada faktor-faktor yang bisa mempengaruhi tujuan kami selama berlayar. Kami tuliskan faktor-faktor tersebut dalam gambar seperti dibawah ini:
Setelah mengambil satu karakter sebagai booster mengerjakan project passion, masing-masing dari kami dihimpun sesuai dengan karakter kinerja, dan saya memiliki teman yang sama karakter kinerja nya yaitu mba Ika Peronika. Berikut nama-nama kami sesuai dengan karakter kinerja yang diambil sebagai warga hexagon city:
1. Lina Dewanto boldness
2. Binti Hidayah responbility
3. Eka Nurcahyanti endurance
4. Ika Peronika endurance
5. Devi Herawati self control
6. Suhardiyanti Endi Akhsani (Onish) boldness
7. Zumrah Baridah diligence
8. Nurul Hidayati diligence
Ada satu warga lagi mba Julie Rostina, namun beliau tak melanjutkan perkuliahan. Beliau mengajukan untuk undur diri karena memiliki amanah ditempat lain. Semoga kita bisa bersilaturahmi dilain kesempatan ya mba Julie.
Semoga kami berdelapan bisa melanjutkan project passion ini sampai finish, kita hadapi tantangan bersama-sama, dengan potensi dan bakat kita masing-masing saya percaya kita bisa menghadapinya.
Komentar
Posting Komentar