Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Beberes Kilat 30 Menit #Hari Ke-23

Kamis, 29 Mei 2021 saya memasuki hari ke 23 tantangan 30 hari beberes kilat. Hari ini saya mengerjakan kerjaan domestik seperti biasa, menyapu, beberes rumah, mengepel lantai dan membersihkan sisa rumput di halaman depan rumah.
Sore hari ba'da ashar, saya membantu mamah memasak untuk berbuka puasa. Saya kebagian potong-potong sayuran, membuat takjil sambil menjaga warung milik mamah. Ini adalah kegiatan rutin saya setiap hari, karena bulan ramadhan ini makan hanya 2x saat berbuka dan sahur, jadi selama bulan puasa saya ikut masak dengan mamah agar sekalian porsi besar. 
Bagaimana dengan beberes kilatnya? ya InsyaAllah tetap jalan, hanya sekarang saya lebih santai tak dikejar waktu, lebih menikmati proses beberes itu sendiri.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day23

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...