Langsung ke konten utama

Tantangan 30 Hari Beberes Kilat 30 Menit #Hari Ke-21

Bismillahirrohmanirrohim
Hari ke 21 tantangan 30 hari beberes kilat, saya berencana untuk membersihkan halaman rumah yang sudah banyak rumput liar kalau istilah sundanya ngored.. Sambil mengasuh kedua anak tang sedang bermain. Tak saya target harus selesai hari ini karena memang areanya cukup luas, diselingi mengasuh anak sehingga mengerjakannya santai. Mencabut rumput-rumput liar ternyata bisa membuat rileks, sambil mentafakuri alam Allah begitu Maha sempurna. Rumput yang tak ditanam, tak dirawat oleh manusia saja bisa tumbuh, karena Allah yang menjaganya, apalagi kita sebagai manusia yang Allah ciptakan dengan sengaja. Allah menciptakan kita pasti ada maksud tertentu, hanya terkadang kitanya lah yang tak mengerti maksud penciptaan kita dibumi.. Maa Syaa Allah dari tanaman saya bisa lebih menghargai makhluk lain. Alhamdulillah.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkepompong
#latihilmunya30hari
#day21

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...