Langsung ke konten utama

Review Aplikasi Hari ke-8 (Shejek)


Bismillahirrohmanirrohim


Alhamdulillah telah memasuki hari kedelapan tantangan 10 hari  mencari aplikasi untuk menunjang kegiatan kita, saya menemukan sebuah aplikasi ojek online khusus muslimah, yang fungsinya sama seperti G*j*k atau G**b nama aplikasinya adalah Shejek yang dapat diartikan dengan ojek perempuan. Hihi.. lucu ya namanya.


Tampilan Aplikasi Shejek


Aplikasi buatan Indonesia ini sangat bagus untuk kita kaum perempuan yang agak risih dengan ojol yang lain, karena disini yang menjadi drivernya sama-sama perempuan. Aplikasi ini sudah tersedia di seluruh Indonesia walaupun drivernya tak sebanyak ojol, namun ini bisa menjadi solusi untuk kaum perempuan yang ingin lebih nyaman berkendara.


Menu Aplikasi Shejek

Rute Penjemputan ke Lokasi Tujuan



Dari menu-menu yang tersedia, hampir sama dengan ojol yang lain kan? Plusnya kita selalu dapat driver perempuan, hanya saja karena ini di khususkan untuk perempuan, tak semua tempat di Indonesia bisa dijangkau oleh Shejek ini. Doakan ya.. agar semakin hari banyak peminat untuk menjadi driver Shejek. Aamiin..💗💗💗

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...