Langsung ke konten utama

Review Aplikasi Hari ke-5 (Amalan Muslimah)


Bismillahirrohmanirrohim

Kali ini saya mencari aplikasi untuk menunjang produktivitas saya sebagai seorang muslim, seorang istri dan seoramg ibu bagi anak-anak. Saya mencari di playstore kira-kira apa ya, aplikasi yang membntu saya meningkatkan produktivitas. Ternyata saya menemukan aplikasi Amalan Muslimah. 

Aplikasi ini memiliki konten yang begitu banyak, harus dipelajari dulu satu-persatu. Secara garis besarnya ya itu.. bisa meningkatkan produktivitas kita sebagai seorang muslim, istri sekaligus ibu bagi anak-anakk.
Bagaimana tampilannya? Ini dia..
Tampilan Awal Aplikasi Amalan Muslimah
Banyak sekali bukan menunya? Hihihi.. sayapun baru tau, coba dari sebelum-sebelumnya nyari, jadi amalan yaumiah, apa yang mau dikerjakan lebih terkontrol, dan diakhir bulan kita bisa melihat rekap kegiatan apa saja yang sudah kita lakukan untuk muhasabah diri.
Alhamdulillah nemu aplikasi ini, belum terlambat untuk mencoba.. diatas adalah menu-menu yang tersedia didalam aplikasi Amalan Muslimah.

Ini adalah tampilan untuk menu amalan harian, didalamnya dibagi lagi kedalam sub menu yang cukup banyak dan detail. Seperti yang Nampak pada dua gambar dibawah ini:


Selain itu, masih banyak sub menu yang tidak ditamplkan disini, Karena cukup memakan waktu menjelskannya. Saya jelaskan secara tulisan saja ya..
Menu Muhasabah berisi rekapan amalan kita selama satu periode biasanya satu bulan dalam kalender hijriah
Menu Sunnah setahun berisi shaum sunnah selama satu tahun dalam penanggalan hijriyah
Dalil amal berisi dalil-dalilamalan sperti shlat, puasa, zakat dalam Al-Qur’an dan Hadist
Wanita berisi tentang dalil wanita dalam berpakaian dan kemuliaan-kemuliaan wanita dalam Al-Qur’an
Konfigurasi disini kita bisa me reset dan mengkonfigurasi ulang sub menu yang kita perlukan
Tentang kami berisi tentang informasi pembuat aplikasi amalan Muslimah

Semoga Aplikasi ini bisa jadi referensi temen-temen yang ingin meningkatkan produktivitas dirumah 😊😊😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...