Langsung ke konten utama

Review Aplikasi Hari ke-6 (Ayat)


Bismillahirrohmanirrohim


Memasuki hari keenam, alhamdulillah saya ingin me review aplikasi yang sudah saya pakai sejak lama, yaitu aplikasi Al-Qu’an yang bernama Ayat.  Aplikasi ini berasal dari Saudi Arab yang sangat membantu saya dalam membaca terutama menghafal Al-Qur’an.
Apa saja sih keistimewaan aplikasi ini untuk saya pribadi? Sebelum kesana yuk lihat dulu tampilan menu-menu dari aplikasi Ayat ini:


Tampilan Awal Aplikasi Ayat

Menu yang terdapat pada Aplikasi Ayat

Di menu pencarian kita bisa langsung lihat fasilitas yang diberikan dari aplikasi Ayat ini, oh ya pilihan bahasanya pun bisa diatur, ke Bahasa Inggris, Arab, Indonesia dan lain-lain sesuai dengan keinginan kita.
Dari tampilan diatas, terlihat banyak menu yang tersedia, seperti pencari halaman, juz surat bahkan sampai kata dalam Al-Qur’an ada dimana bisa ditemukan oleh aplikasi ini. Selain itu, ada menu tafsir dan translate bahasa sesuai dengan kebutuhan kita, pilihan Qari dan menghafalpun ada disini, untuk tulisan Qur’an nya pun bisa dipilih, berdasarkan riwayat, biasanya di Indonesia ini memakai riwayat Hafs an Ashim. Untuk yang sedang dan telah menghafal, hafalannya bisa diuji lewat aplikasi Ayat ini dengan memakai menu momorizing atau menghafal

Namun, tidak semua menu yang tersedia offline. Kita harus men-download  terlebih dahulu untuk mendapatkan fasilitas Qari, tafsir dan pilihan tulisan Al-Qur’an misal dari riwayat Wars Nafi’ atau Ibnu Katsir

Semoga bermanfaat 😃😃😃




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...