Langsung ke konten utama

Jurnal Zona E (Pekan ke-2) Kontribusi Hexagonia

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh..

Kali ini kami para hexagonia diajak untuk berjalan-jalan mengelilingi fasilitas yang ada di hexagon city, senang rasanya mengunjungi hexamarket, hexalink, fp hexagon city, youtube dan instagram kota produktif ini. 
Walau saya merasa pekan ini tidak maksimal karena anak-anak termasuk saya sedang tidak sehat karena habis pulang dari perjalanan mudik yang cukup melelahkan. alhamdulillah jurnal dipekan ini tak terlalu memberatkan, saya mengunjungi satu persatu fasilitas yang disediakan di hexagon city ini.
1. Hexamarket
Hexamarket merupakan salahsatu fasilitas kota berupa grup jual-beli untuk para hexagonia yang ingin memasarkan produk berupa barang atau jasa. Untuk masuk ke grup ini kami harus melakukan verifikasi data terlebih dahulu, memasukkan Nim dan beberapa pertanyaan yang menyatakan bahwa kita benar-benar menjadi mahasiswa di bunda produktif ini.

2. Hexalink
Merupakan pusat informasi dan sumber daya manusia di hexagon citu. Hexalink juga menjadi wadah bagi hexagonia yang ingin mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh tim RnD baik secara gratis maupun berbayar keren bukan? 

3. Fanpage Hexagon City
Berisi kegiatan-kegiatan para mahasiswi bunda produktif. Yang saya lihat kebanyakan dari bunda produktif batch 1, acaranya sungguh keren-keren. Ada juga video tentang pemilu walikota, tips parenting dan banyak lagi.

4. Youtube Hexagon City
Sebenarnya tahu youtube hexagon city sudah dari bunda produktif batch 1, untuk sekarang masih jarang dibuka karena berbagai kesibukan hihi. Tapi bener loh, isinya keren-keren. Hasil project teman-teman hexagonia bisa dilihat disini.

5. Instagram Hexagon City
Saya baru saja mem-follow ig hexagon city, hampir sama dengan fanpage-nya yang berisi kegiatan para mahasiswa bunda produktif, Project passion mereka juga ditampilkan di ig ini. Waahh.. merasa sangat beruntung bisa ikut bergabung, semoga saya juga bisa ikut berkontribusi dikota produktif ini. Aamiin..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...