Langsung ke konten utama

Mendidik Anak Cerdas Finansial (day1)

Bismillahirrohmannirrohim

Memulai tantangan kali ini cukup sulit bagi saya, karena usia anak yang baru menginjak 1 tahun dan belum bisa diajak komunikasi dua arah membuat saya berpikir bagaimana mengaplikasikan materi cerdas finansial untuk anak usia dini.
Qadarullah, hari ini saya memeriksakan Alifya ke klinik karena batuk pileknya yang tak kunjung pulih. Alif disuruh cek darah.. Saya sebagai orangtuanya begitu tak tega melihat anak diambil darah, mencoba memahamkan orangtua saya, kalau Alif hanya batuk pilek biasa dan tak ada apa-apa. Terbukti, hasil tesnya bagus. Alhamdulillah..
Setelah itu, kami keruang IGD untuk di uap karena memang semenjak batuk pilek pernafasan Alif cukup terganggu. Saat itu saya coba menghibur Alif.. "tak apa-apa Alif, di uap supaya cepet sembuh pileknya.. nanti kita main lagi ya... jalan-jalan lagi ya.. "
Rejeki itu tak melulu soal uang... kesehatan, keceriaan yang kita dapatkan merupakan salahsatu bagian dari rejeki yang telah Allah curahkan kepada kita. Bersyukur, pemeriksaan Alif tak ada apa-apa... bukankah itu juga termasuk rejeki?? nikmat sehat mana lagi yang kau dustakan??
Self Reminder...

#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...