Langsung ke konten utama

Libur Maulid (day 2)

Hari kedua ini bertepatan dengan hari libur maulid nabi Muhammad Saw, kantor kami libur (Yeaaahhhh) tidak ada agenda keluar rumah, membuat saya dan suami agak leluasa menikmati hari jumat ini...
Saya rencanakan hari ini mulai masak-masak lagi, tetapi belum terpikir masak apaaa... sambil jalan-jalan kepasar bawa Alifya dan suami akhirnya diputuskan mau bikin ayam panggang n tahu tempe bacem... hmmm yummyyy..
proses belanjanya di Skip yaa, hehe... langsung menuju dapur saja, saya segera mengolah belanjaan yg dibeli, kupas-kupas bumbu, cuci daging, potong-potong tempe n tahu.. butuh waktu cukup lama bagi saya yang amatiran ini untuk menyelesaikan 2 masakan hehe, akhirnya tepat jam 9an dua masakan saya sudah jadi, sebenernya ini disambi juga, sambil mandiin Alifya...
setelah semua hidangan siap, saya panggil suami untuk sarapan n tester masakan saya.. (soalnya ga ada lagi orang dirumah) Alhamdulillah cukup enak.. buktinya tanpa disediain suami ambil makan sendiri (ini mah karna laper aja kalee )
Semoga dihari besok dan seterusnya bisa konsisten untuk masak makanan keluarga Aamiin...

#HariKedua
#Tantangan10hari
#Level2
#KuliahBunSay
#MelatihKemandirian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...