Langsung ke konten utama

Printer Sharing

Cara setting Printer Sharing

Di dalam suatu ruangan kerja, printer sangat penting untuk pedokumentasian dokumen,
Agar printer dapat dimaksimalkan dalam suatu ruangan dengan komputer yang banyak maka printer dapat di sharing dengan komputer lain.

1. Lihat Komputer yang terpasang printer (USB Conect).
2. Pada komputer tersebut Printer harus sudah dapat di sharing dengan komputer lain.
3. Lihat nama net bios pada komputer tersebut dengan cara :
4. Klik Star –) My Computer –) klik kanan –)Properties

clip_image001
5. Maka akan keluar Menu System Properties.
6. Klik Computer Name.
7. Lihat Computer description (Contoh : Ully)

clip_image002
8. Maka Komputer tersebut memiliki net bios (Contoh : Ully)

Penyetingan untuk komputer yang akan di Sharing :
1. Klik Windows Explorer dengan cara simpan panah mouse di start klik kanan pilih explore

clip_image003
2. Setelah keluar Windows Explorer ketik di addreess nama net bios komputer yang di Sharing:
( \\netbios: Contoh: \\ully ).
3. Maka akan muncul nama printer di sebelah kanan tampilan.

clip_image004
4. Klik printer yang akan dipakai ( Contoh: Printer2 )
5. Maka akan muncul tampilan
clip_image006
6. Klik Yes, maka akan keluar:

clip_image007
clip_image008
7. Set Printer sebagai Default Printer .
8. Maka Printer dapat di pakai di Komputer anda.

sumber:

http://ari027.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...