Langsung ke konten utama

Jurnal Zona Xtramiles

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh...

Hai ibu-ibu pembelajar kali ini saya memasuki zona Xtramiles nih.. Maa Syaa Allah... begitu hetic suasana dipekan ini sayapun mulai keteteran memanaj waktu sebagai hexagonia dan diluar institut bibu profesional.

Berbagai amanah mulai ditawarkan kepada saya mulai dari tawaran mengajar disalah satu lembaga Al -Qur'an, menjadi ketua kelas disalah satu grup halaqoh serta keinginan untuk memulai kembali setoran hafalan semua terjadi dalam satu pekan ini Maa Syaa Allah. Efeknya terasa sekali saya menjadi kurang aktif berdiskusi di Ch pesona dan di tim tahsin.. maafkan aku ya mba Ika dan mba Binti jika pekan ini sangat slow respon.

Oh ya.. dipekan ini saya juga ingin melampirkan self evaluation habit to nation yang telah saya lakulan selama 1 bulan kemarin. Banyak tantangan serta halangan yang terjadi selam sebulan melaksanakan habit ini, mulai dari internal sampai eksternal.. nano nano rasanya berkominten dengan habit yang baru terkadang saya harus berkompromi dengan keadaan hihi.. masih banyak yang harus dievaluasi dari habit yang saya lakukan, semoga nanti kedepannya saya bisa lebih konsisten lagi, no excuse tidak ada lagi alasan jika kita ingin berhasil.
Semangat Ekaaaa .. 

Zona Xtramiles
Pada zona ini kami diingatkan kembali oleh bu Septi untuk check in dan ice breaker. Saya sendiri tidak terlalu terpaku apa saja yang harus dilakukan untuk check in dan ice breaker ini, kami bercerita mengalir begitu saja terkadang teman-teman memberi tahu kalau sedang banyak kegiatan diluar rumah, anak sakit atau menemani anak sekolah, kami saling mengerti dan memberi keleluasaan untuk berdiskusi walau progres nya menjadi lebih lambat kami memakluminya. hihi

Seperti yang disampaikan bu Septi pada pekan ini laju project passion kami akan semakin cepat, kami harus bersiap memilih dan memilah mana yang sedang dibutuhkan, mana yang menarik perhatian dan mana yang akan menimbulkan distraksi karena kota hexagon ini begitu produktif mulai dari kegiatan hexa news, walikota menyapa, podcast hexagon, pelatihan-pelatihan yang menunjang project passion dst. Setiap hexagonia memiliki kebutuhan yang berbeda kami harus memegang teguh kalimat 'ini sangat menarik, namun tidak tertarik' fokuslah pada apa yang dibutuhkan saat ini yang lain-lain bisa kita intip hihihi...

Kali ini saya menuliskan aktivitas saya di project passion yang nantinya akan saya masukkan dalam kuadran :
Low impact - high effort
Low impact - low effort
High impact - low effort
High impact - high effort

1. Membuat video tahsin
2. Mempelajari teori-teori tahsim untuk menunjang project passion
3. Membuat jurnal perkuliahan
4. Belajar desain untuk support pembuatan jurnal & project passion
5. Berdiskusi dengan tim tahsin
6. Berdiskusi dengan Ch Pesona
7. Membuat video untuk promosi project passion
8. Menyimak dan berdiskusi materi perkuliahan
9. Menambah jam terbang mengajar tahsin (ini diluar perkuliahan bunda produktif, namun hasilnya bisa saya gunakan untuk kelas tahsin berbayar)
Setelah kami mengumpulkan xtramiles pribadi, kami mengelompokkannya dalam 1 Co Housing Pesona, dan inilah aktifitas-aktifitas kami berdasarkan kuadran 
Low impact - high effort
Low impact - low effort
High impact - low effort
High impact - high effort


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...