Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh..
Alhamdulillah masuk pekan keempat ditahap kupu-kupu, kami para kupu-kupu muda diberi tantangan oleh para peri hutan untuk melakukan check in sebagai mentor dan sebagai mentee (disini saya hanya sebagai mentee saja).
Kami berdiskusi dari hati ke hati tentang perasaan masing-masing selama menjalani mentoring ini. Sejujurnya setelah hampir 4 pekan menjalani mentoring baru dipekan ini (hari sabtu) saya bertatap muka dengan mentorku mba Bhekti karena sejak pekan kedua mba Bhekti sedang tak sehat, komunikasi kamipun kurang lancar, saya jarang menyapa beliau hanya sepekan sekali ketika menyetorkan tugas action plan, dan ketika ada kesempatan untuk vcall saya begitu senang karena akhirnya bisa bertatap muka dengan mba Bhekti.
Rasanya nano-nano bertemu mentor, ada semangat baru yang muncul ketika bisa sharing pengalaman, berdiskusi walaupun hanya 15 menit karena kami memiliki kesibukan yang lain.
Berikut point-point yang bisa ditanyakan pada sesi vcall kali ini, saya mendapatkan juknis dari panduan mentorship dipekan ke-4:
1. Pada awalnya saya merasa segan untuk memulai diskusi dengan mba Bhekti, karena dipekan sebelum-sebelumnya komunikasi kami tidak intens, saya hanya meng-chat beliau sesekali karena tahu sedang sakit khawatirnya malah mengganggu. Namun, malah menjadi tak nyaman karena tak bisa menyampaikan keinginan secara maksimal.
2. Sepertinya belum menjadi prioritas utama, karena sayapun jarang menyapa beliau. Namun, setelah kemarin sempat video call saya ingin memperbaiki komunikasi kami sehingga tak segan lagi jika harus meminta saran dan masukan tentang mentorship yang kami jalani. Semoga dipekan selanjutnya bisa lebih intens lagi komunikasinya.
3. Sudah, prioritas utama saya menyelesaikan manajemen emosi agar lebih stabil ketika menghadapi anak-anak dirumah. Saya juga mendapatkan masukan dari mba Bhekti untuk point manajemen emosi, semoga bisa dilaksanakan kedepannya.
1. Eksplorasi: untuk tahap ini saya dan mba Bhekti akan berdiskusi via chat WA agar waktu berbincang bisa fleksibel. Maksud dan tujuan mentoring saya untuk sharing masalah manajemen emosi meminta masukan dari mentor apa saja yang menjadi hambatan dalam mengelola emosi
2. Pemahaman baru, tentukan ide: Mba Bhekti memberikan pengalaman-pengalaman beliau dalam mengelola emosi ketika membersamai anaknya sehingga saya memiliki gambaran dan mendapat masukan dari beliau.
3.Action Plan, belum sampai sini saya masih dalam proses berdiskusi dengan mba Bhekti, semoga dipekan selanjutnya ada kemajuan.
Rasanya nano-nano masih banyak yang perlu saya pelajari dari beliau, saling memahami menjadi kunci saya agar tak segan lagi berdiskusi dengan mentor. Tadinya sempat ingin mundur, namun setelah dikomunikasikan dari hati ke hati barulah saya menyadari ada kesalahpahaman saya terhadap mba Bhekti. Banyak tantangan menunggu didepan semoga saya bisa istiqomah sampai akhir perkuliahan Bunda Cekatan.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapkupukupu
#mentorshippekan4
Komentar
Posting Komentar