Langsung ke konten utama

Semua Anak Adalah Bintang (day7)

Bismillahirrohmannirrohim

Tak terasa, kini telah memasuki hari ketujuh dari tujuhbelas hari tantangan mengobservasi kelebihan anak, kali ini saya akan sharing ketika Alif pertama kali ditinggal shalat tarawih berjamaah. Niatnya saya mau mengajak Alif shalat tarawih agar suasana ramadhan semakin terasa untuknya, karena ini tahun pertama puasa yang kita jalani. Setelah bersiap ke aula, ternyata ada yang ingin ngasuh Alif, salahsatu santri tahfidz yang berhalangan shalat, sehingga Alif diajak ke pesantren untuk diajak main.
Awalnya ia tenang, ga nangis ketika dibawa, namun sekitar 45menit berlalu mulailah terdengar Alif menangis, mungkin karena mengantuk dan memang jadwalnya tidur. Saya yang berada di shaf belakang, tak terlalu mendengar suara tangisnnya, suami saya yang bilang, hehe.
Satu jam berlalu, setelah selesai shalat tarawih, bergegas saya mencari Alif. Ternyata dia sudah tidur dengan pulas, Alhamdulillah...
Ketika saya tanya sama santri, katanya dia rewel sebentar, karena mengantuk, dan tak lama kemudian dia tertidur.
Dari kejadian ini, Alif belajar kemandirian, ketika dipisahkan beberapa jam dengan saya, dia bisa survive bersama oranglain, tentunya dengan orang yang saya percaya.

#Tantangan10Hari
#GameLevel7
#KuliahBunsayIIP
#SemuaAnakAdalahBintang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...