Langsung ke konten utama

VTP (VLAN Trunking Protocol)

VTP (VLAN Trunking Protokol) berguna untuk mengelola semua VLAN yang telah dikonfigurasi pada sebuah internetwork switch dan menjaga konsistensi diseluruh network tersebut.
VTP memungkinkan kita untuk (tepatnya Network Admin) untuk menambah, mengurangi, dan mengganti nama VLAN-VLAN…yg kemudian informasi VTP itu disebarkan ke semua switch lain di domain VTP yg sudah di set (take it easy niggas…i’ll show you later)
keuntungan2 VTP
  1. konfigurasi VLAN yang konsisten disemua switch di network
  2. memperbolehkan VLAN-VLAN yang ada untuk memiliki trunk link melalui media network yang beragam (Ethernet/RJ45/UTP cable dengan ATM Lane atau dengan FDDI
  3. Tracking dan Monitoring VLAN dengan akurat
  4. Reporting yang dinamis tentang VLAN-VLAN yang ada yang ditambahkan ke semua switch di domain
  5. Nambahin VLAN melalui / dengan / secara plug and play
Kita butuh 1 switch yang bakal di set sebagai VTP SERVER, jadi semua switch lain..akan mengupdate dirinya sendiri dan melakukan semacam “benchmarking” ato standarisasi dengan Server….
hal2 yg perlu di set di VTP
  • Cek dulu nomor revisi dari switch yang mau di masukin dan switch servernya karena setiap switch punya nomor revisi (revision number *nanti kita liat lebih detil pas konfigurasi IOS switch) cek dulu revisi number dari switch yang mau di masukin ke network dengan server karena secara Default, switch bertindak sebagai server, dan kalau nomor revisi dari switch yg mau lo masukin ke network lebih tinggi dari switch server…maka switch server AKAN MENGUPDATE DIRINYA SENDIRI dan menghapus semua konfigurasi2 VLAN yg uda ada di dia
  • Jika ternyata switch yang mau kita masukin ke network nomor revisinya lebih tinggi rubah dulu konfig nya atau dijadiin client atau ditransparent-in aja
  • domain harus sama
  • Jika pake password (sebaiknya pake password)..passwordnya mesti sama

Mode dalam VTP
· Server Switch
· Client Switch…dalam mode ini…switch berfungsi sebagai penampung informasi dari VTP server…dan mengupdate dirinya sendiri jg ..bedanya…dalam mode ini..switch ga bisa melakukan perubahan apapun dalam VTP
· Transparent…nah ini dia…switch dalam mode ini tetap terhubung dalam network…dia tidak akan mengupdate VTP kedalam dirinya…tetapi dia HANYA MENERUSKAN VTP yang sampai ke dirinya ke switch lain..dan dia juga ga mengirimkan VTP dirinya ke switch lain.

VTP Pruning…yaitu suatu cara untuk menghemat bandwidth dengan cara memangkas (pruning) jumlah paket broadcast, multi cast, dan unicast (duh..gw selalu lupa jelasin hal ini…nanti2 aja d)
sebagai contoh : klo switch A tidak mempunyai port apapun yang terkonfigurasi untuk VLAN 5…maka dengan VTP pruning, paket broadcast tidak akan melewati trunk link ke switch A (yg ada VLAN 5 nya). Secara default, VTP pruning di disable

http://belajarcomputernetwork.wordpress.com/2010/11/13/vtp-vlan-trunking-protocol/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kembali Memasak (day 7)

Hari ketujuh pada tantangan kali ini saya mencoba memasak kembali, saya mengundangan para ustadz dan ustadzah untuk ngeliwet dikantor, saya bagian masaknya. Sejak pagi saya sudah mulai siap-siap, belanja kepasar diantar oleh suami sambil bawa si kecil Alifya. Tak perlu waktu lama, cukup 30menit pulang pergi untuk belanja masakan karena pasar juga cukup dekat dari kantor. Rencana nya saya akan memasak tumis kangkung, tumis toge tahu, ayam goreng, lalap, sambal, tahu dan tempe goreng. Terlihat sederhana, tapi ketika saya kerjakan sendiri cukup merepotkan juga ditambah ngasuh Alifya alhasil kesana kemari, persiapan masak dari jam 8, baru beres jam 2 siang (diseling buat sarapan, potong-potong sayur, sholat dzuhur dll). Ketika selesai shalat dzuhur alhamdulillah ada relawan yang mau bantu-bantu, kebetulan juga Alifya lagi ga mau ditinggal, jadinya temen yang meneruskan masak. Saya sudah menyiapkan semua bumbu nya, tinggal dimasak aja, temen bagian goreng krupuk, goreng tempe mendoan en nya...

Melatih Kecerdasan Emosional De Alifya

Bismillahirrohmanirrohim Ketika mendapat materi ketiga Bunsay ini saya sempat kaget.. kenapa.. karena materi yang dibahas sama seperti skripsi yang saya buat.. tentang kecerdasan emosional sayangnya saya tak bisa tepat waktu mengerjakan, baru dihari kelima ini saya bisa mengerjakannya. Kali ini saya memilih partner anak saya Alifya yang baru berusia 6 bulan, karena diusianya yang masuk golden ages begitu banyak potensi kecerdasan yang bisa dilatih. Pertama, saya selalu menyempatkan untuk mengajaknya berkomunikasi,berbincang-bincang dengannya, sampai apapun objek yang saya lihat saya utarakan pada Alifya, seperti sedang memakaikan pakaian, memegang tangan atau sedang jalan-jalan terkadang reflek saja menjelaskan ini-itu kepadanya. Kedua, saya berusaha untuk merespon apa yang dia ungkapkan dalam kondisi senang, menangis, jika ingin bermain, bahkan kesal karena terlalu lama menunggu. Disini saya berusaha mengungkapkan ekspresi Alifya, seperti: "dede kesel ya ditinggal ummi kedapu...