PROSES BOOTING
Poses booting adalah proses dimana suatu komputer dan operating system - nya mulai bekerja dengan menginisialisasi semua device yang ada di komputer beserta driver-driver yang akan menjalankannya.
Berikut adalah urutan proses booting yang dilakukan suatu operating system :
1.Boot loader mencari image kernel, meloadnya ke memory kemudian dari memory, image kernel tadi dijalankan.
2.Kernel mengenali device-device beserta driver-driver nya.
3.Kemudian kernel menge-mount root filesystem yang merupakan salah satu langkah penting agar proses-proses lain di dalam system UNIX dapat dijalankan ( di dalam system UNIX root filesystem ditandai dengan / )
4.Selanjutnya kernel akan menjalankan program bernama init.
5.Program bernama init inilah yang kemudian menjalankan service selanjutnya.
6.Proses terakhir yang dijalankan init adalah getty. Dengan getty kita mendapat suatu interface untuk masuk ke dalam system dengan memasukkan username dan password
Memahami masing-masing tahap booting di atas akan membantu kita dalam proses troubleshooting dan memahami kinerja booting komputer secara menyeluruh.
Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju ke alamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan power-on-self test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang ada.
Sesudah itu, BIOS mencari video card. Secara khusus, dia mencari program BIOS milik video card. Kemudian system BIOS menjalankan video card BIOS. Barulah setelah itu, video card diinisalisasi.
Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS tersendiri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.
BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misal memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk.
Booting adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada proses awal menyalakan komputer dimana semua register prosesor disetting kosong, dan status mikroprosesor/prosesor disetting reset. Kemudian address 0xFFFF diload di segment code (code segment) dan instruksi yang terdapat pada alamat address 0xFFFF tersebut dieksekusi.
Proses
Secara umum program BIOS (Basic Input Output System), yaitu sebuah software dasar, terpanggil. Sebab memang biasanya BIOS berada pada alamat tersebut. Kemudian BIOS akan melakukan cek terhadap semua error dalam memory, device-device yang terpasang/tersambung kepada komputer (seperti port-port serial dan lain-lain). Inilah yang disebut dengan POST (Power-On Self Test).
http://id.wikipedia.org/wiki/Booting
http://flsa.wordpress.com/2008/04/09/proses-booting/
Poses booting adalah proses dimana suatu komputer dan operating system - nya mulai bekerja dengan menginisialisasi semua device yang ada di komputer beserta driver-driver yang akan menjalankannya.
Berikut adalah urutan proses booting yang dilakukan suatu operating system :
1.Boot loader mencari image kernel, meloadnya ke memory kemudian dari memory, image kernel tadi dijalankan.
2.Kernel mengenali device-device beserta driver-driver nya.
3.Kemudian kernel menge-mount root filesystem yang merupakan salah satu langkah penting agar proses-proses lain di dalam system UNIX dapat dijalankan ( di dalam system UNIX root filesystem ditandai dengan / )
4.Selanjutnya kernel akan menjalankan program bernama init.
5.Program bernama init inilah yang kemudian menjalankan service selanjutnya.
6.Proses terakhir yang dijalankan init adalah getty. Dengan getty kita mendapat suatu interface untuk masuk ke dalam system dengan memasukkan username dan password
Memahami masing-masing tahap booting di atas akan membantu kita dalam proses troubleshooting dan memahami kinerja booting komputer secara menyeluruh.
Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju ke alamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan power-on-self test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang ada.
Sesudah itu, BIOS mencari video card. Secara khusus, dia mencari program BIOS milik video card. Kemudian system BIOS menjalankan video card BIOS. Barulah setelah itu, video card diinisalisasi.
Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS tersendiri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.
BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misal memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk.
Booting adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada proses awal menyalakan komputer dimana semua register prosesor disetting kosong, dan status mikroprosesor/prosesor disetting reset. Kemudian address 0xFFFF diload di segment code (code segment) dan instruksi yang terdapat pada alamat address 0xFFFF tersebut dieksekusi.
Proses
Secara umum program BIOS (Basic Input Output System), yaitu sebuah software dasar, terpanggil. Sebab memang biasanya BIOS berada pada alamat tersebut. Kemudian BIOS akan melakukan cek terhadap semua error dalam memory, device-device yang terpasang/tersambung kepada komputer (seperti port-port serial dan lain-lain). Inilah yang disebut dengan POST (Power-On Self Test).
http://id.wikipedia.org/wiki/Booting
http://flsa.wordpress.com/2008/04/09/proses-booting/
Komentar
Posting Komentar